Tarif Pajak ID

PPh Badan

Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan - Tarif flat yang berlaku atas penghasilan kena pajak badan

5 aktif 8 total

Penghasilan Kena Pajak Badan (2022-2023)

Berlaku
22% 2022-01-01 → sekarang

Tarif PPh badan 22% berlaku untuk WP badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap mulai tahun pajak 2022 sampai dengan tahun pajak yang belum ditentukan. Sebelumnya 25%.

22%
Dasar pengenaan: Penghasilan Kena Pajak (PKP) badan
Wajib Pajak
WP Badan dalam negeri / BUT
Penerima
Negara
Berlaku
2022-01-01 → sekarang
UU HPP menetapkan tarif PPh badan menurun: 22% (2022-dan seterusnya), turun menjadi 20% untuk WP badan yang sahamnya diperdagangkan di bursa efek dan memenuhi syarat tertentu. Penurunan ke 20% umum belum diaktifkan.
Contoh Perhitungan
Penghasilan Kena Pajak Badan (2022-2023) Rp 100.000.000
22% × 100.000.000
→ Pajak = Rp 22.000.000

Penghasilan Kena Pajak Badan (Pra-HPP)

Diubah
25% 2010-01-01 → 2021-12-31

Tarif PPh badan 25% yang berlaku sebelum UU HPP.

25%
Dasar pengenaan: Penghasilan Kena Pajak (PKP) badan
Wajib Pajak
WP Badan dalam negeri / BUT
Penerima
Negara
Berlaku
2010-01-01 → 2021-12-31
Sebelum UU 36/2008, tarif PPh badan juga 28% (UU 17/2000) dan 20% untuk go-public.
Contoh Perhitungan
Penghasilan Kena Pajak Badan (Pra-HPP) Rp 100.000.000
25% × 100.000.000
→ Pajak = Rp 25.000.000

Penghasilan Kena Pajak Badan Go-Public ( Listed di Bursa Efek)

Berlaku
20% 2022-01-01 → sekarang

Tarif PPh badan 20% untuk WP badan yang sahamnya diperdagangkan di bursa efek dan memenuhi syarat tertentu sesuai Pasal 17 ayat (1) huruf b angka 2 UU HPP.

20%
Dasar pengenaan: Penghasilan Kena Pajak (PKP) badan
Wajib Pajak
WP Badan go-public (listed)
Penerima
Negara
Berlaku
2022-01-01 → sekarang
Syarat: saham diperdagangkan di bursa efek dan memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal serta memenuhi syarat perbandingan antara saham yang dimiliki oleh pihak yang bukan pemegang saham pengendali dengan jumlah seluruh saham yang diserahkan.
Contoh Perhitungan
Penghasilan Kena Pajak Badan Go-Public ( Listed di Bursa Efek) Rp 100.000.000
20% × 100.000.000
→ Pajak = Rp 20.000.000

Penghasilan Kena Pajak Badan UMKM (Peredaran Bruto ≤ Rp 50 miliar)

Berlaku
11% 2022-01-01 → sekarang

Tarif PPh badan dikurangi sebesar 50% dari tarif normal (22% × 50% = 11%) untuk WP badan yang menerima peredaran bruto ≤ Rp 50 miliar. Fasilitas ini diberikan berdasarkan UU HPP Pasal 17 ayat (2).

11%
Dasar pengenaan: Penghasilan Kena Pajak (PKP) badan
Wajib Pajak
WP Badan UMKM (peredaran bruto ≤ Rp 50 miliar)
Penerima
Negara
Berlaku
2022-01-01 → sekarang
Penurunan tarif 50% berlaku untuk WP badan yang menerima peredaran bruto dari usaha ≤ Rp 50 miliar dalam tahun pajak sebelumnya. Tarif efektif = 22% × 50% = 11%.
Contoh Perhitungan
Penghasilan Kena Pajak Badan UMKM (Peredaran Bruto ≤ Rp 50 miliar) Rp 100.000.000
11% × 100.000.000
→ Pajak = Rp 11.000.000

Penghasilan Kena Pajak Badan (Pra-2010)

Diubah
28% 2001-01-01 → 2009-12-31

Tarif PPh badan 28% berdasarkan UU 17/2000 yang berlaku sebelum UU 36/2008.

28%
Dasar pengenaan: Penghasilan Kena Pajak (PKP) badan
Wajib Pajak
WP Badan dalam negeri / BUT
Penerima
Negara
Berlaku
2001-01-01 → 2009-12-31
Tarif PPh badan 28% berdasarkan UU 17/2000. Go-public: 22%.
Contoh Perhitungan
Penghasilan Kena Pajak Badan (Pra-2010) Rp 100.000.000
28% × 100.000.000
→ Pajak = Rp 28.000.000

Penghasilan Kena Pajak Badan (UU 7/1983)

Dicabut
15%/25%/35% 1984-01-01 → 2000-12-31

Tarif PPh badan berdasarkan UU 7/1983 menggunakan tarif yang sama dengan tarif progresif OP: 15%/25%/35%. Berlaku 1984-2000.

15%/25%/35%
Dasar pengenaan: Penghasilan Kena Pajak (PKP) badan
LapisanBatas BawahBatas AtasTarif
1 Rp 0 jt Rp 10 jt 15%
2 Rp 10 jt Rp 50 jt 25%
3 Rp 50 jt 35%
Wajib Pajak
WP Badan dalam negeri / BUT
Penerima
Negara
Berlaku
1984-01-01 → 2000-12-31
UU 7/1983 Pasal 17 ayat (1) huruf b: tarif PPh badan sama dengan tarif progresif OP. Diubah menjadi flat rate oleh UU 17/2000.
Contoh Perhitungan
PT dengan PKP Rp 100.000.000 tahun 1995
15%×10jt + 25%×40jt + 35%×50jt = 1.5jt + 10jt + 17.5jt
→ PPh Badan = Rp 29.000.000

PPh Badan IKN (0%)

Berlaku
0% 2024-01-01 → sekarang

Tarif PPh badan 0% untuk WP badan di IKN (PP 28/2023). Masa manfaat 10-25 tahun.

0%
Dasar pengenaan: Penghasilan Kena Pajak (PKP) badan
Wajib Pajak
WP Badan yang beroperasi di IKN
Penerima
Negara
Berlaku
2024-01-01 → sekarang
Tarif PPh badan 0% untuk WP badan di IKN (PP 28/2023). Masa manfaat 10-25 tahun.
Contoh Perhitungan
PT di IKN PKP Rp 1.000.000.000
0% × 1.000.000.000
→ PPh Badan = Rp 0

PPh Badan IKN 10 Tahun (10%)

Berlaku
10% 2024-01-01 → sekarang

Tarif PPh badan 10% setelah masa fasilitas 0% di IKN.

10%
Dasar pengenaan: Penghasilan Kena Pajak (PKP) badan
Wajib Pajak
WP Badan yang beroperasi di IKN
Penerima
Negara
Berlaku
2024-01-01 → sekarang
Tarif PPh badan 10% setelah masa fasilitas 0% di IKN.
Contoh Perhitungan
PT di IKN PKP Rp 1.000.000.000
10% × 1.000.000.000
→ PPh Badan = Rp 100.000.000
PPh 4(2) Final PPh UMKM